APDForum.com adalah versi online dari Asia-Pacific Defense Forum, yaitu sebuah jurnal militer profesional yang diterbitkan setiap kuartal oleh Komandan dari Komando Pasifik Amerika Serikat. APDForum.com menampilkan berita dan analisis mengenai Cina, India, Filipina, Vietnam, Jepang, kedua negara Korea, dan negara-negara Pasifik lainnya oleh para koresponden profesional. APDForum.com dan The Asia-Pacific Defense Forum menyediakan sebuah forum internasional bagi personel militer di wilayah-wilayah Asia dan Pasifik.

Kunjungan Xi ke AS meningkatkan ikatan perdagangan, memperbarui kemitraan

2012-03-08
Analisis oleh Martin Sieff
Wakil Presiden Cina Xi Jinping meninjau pasukan kehormatan saat upacara kedatangan di Pentagon, Washington D.C., pada 14 Februari.  [Reuters]

Wakil Presiden Cina Xi Jinping meninjau pasukan kehormatan saat upacara kedatangan di Pentagon, Washington D.C., pada 14 Februari. [Reuters]

Wakil Presiden Cina Xi Jinping meraih kesuksesan pribadi dan diplomatik yang luar biasa dalam kunjungan lima hari ke Amerika Serikat yang baru saja selesai pada bulan Februari.

Perjalanan oleh pria yang tahun depan berpotensi menjadi pemimpin negara yang terbanyak populasinya di dunia ini menandai era baru kerja sama perdagangan, terutama dalam pertanian, dan kontrak-kontrak ekspor baru bagi perusahaan-perusahaan AS. Hal itu juga menghasilkan gelombang publisitas positif yang amat besar di kedua negara, yang memberikan kontras yang sehat terhadap kecenderungan baru-baru ini yang menggambarkan kedua raksasa Pasifik tersebut lebih sebagai pesaing ketimbang mitra.

Xi membuktikan dirinya sama terampil dan efektif dalam menampilkan diri di depan hadirin Amerika dari ujung ke ujung, seperti halnya dalam karier politiknya yang sedang menanjak di Cina. Tapi kunjungannya memiliki kepentingan strategis jangka panjang di balik publisitasnya yang bagus. Xi menekankan pentingnya untuk melanjutkan, memperbarui dan memperluas kerja sama strategis dan perdagangan dengan Amerika Serikat, terutama di area-area yang penting, yakni memperluas dan mengamankan pasokan pangan Cina.

Kebutuhan Cina di area ini juga sejalan dengan kepedulian domestik AS: Hal itu kemungkinan akan mendorong dukungan dari wilayah tengah AS yang biasanya lebih konvensional untuk meningkatkan ekspor pangan ke Cina, dan tidak membawa potensi yang sama untuk menimbulkan kebencian dan serangan yang mungkin dihadapi ekspor teknologi tinggi.

Karenanya kunjungan Xi merupakan langkah besar dalam menegaskan kembali keberlanjutan pentingnya dan kelangsungan hubungan bilateral Sino-Amerika serta kemitraan strategis di abad ke-21: Kedua pihak menyadari bahwa penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan kedua negara.

Xi bicara di Simposium Agraria

Xi berkata di Simposium Agraria Cina-AS pertama di Des Moines, Iowa, pada 16 Februari bahwa Washington dan Beijing harus meningkatkan kerja sama bilateral mereka dalam meningkatkan perdagangan dan memastikan keamanan pangan. Dia juga mendorong gelombang baru pertukaran dalam perkembangan teknologi dan informasi.

“Ini akan memiliki pengaruh luas yang amat penting jika kerja sama antara dua negara agraris ini dapat meningkat ke tahap strategis demi mencapai keuntungan dan kemajuan bersama,” kata pemimpin Cina tersebut di simposium Iowa, menurut laporan resmi China Daily.

Xi juga hadir ketika Menteri Pertanian Cina Han Changfu dan Sekretaris Pertanian AS Tom Vilsack, mantan gubernur Iowa, menandatangani Rencana Kerja Sama Strategis baru antara kedua negara. Rencana lima tahun itu akan membantu tumbuhnya kemitraan dalam keamanan pangan, ketahanan pangan, dan pertanian yang berkelanjutan.

Hal-hal ini lebih penting bagi Cina ketimbang sebelumnya: Meskipun panen tahun lalu mencapai rekor, bagian utara negara itu juga terancam kemarau panjang.

Menteri Pertanian Han mengatakan kerja sama pertanian telah menjadi unsur terpenting dalam hubungan perdagangan antara kedua negara.

“Pertanian merupakan sorotan utama dari perdagangan bilateral,” katanya di Iowa.

Vilsack menyebutkan secara rinci program-program kerja sama baru yang akan diluncurkan di bawah perjanjian.

“Rencana ini dibangun di atas hubungan yang sudah kuat dari kedua negara dalam hal ilmu, perdagangan, dan kerja sama pertanian,” kata Han. “Diharapkan hal ini akan memperdalam kerja sama kita melalui pertukaran teknis dan akan memperkuat koordinasi dalam area-area prioritas seperti kesehatan dan penyakit hewan dan tumbuhan, ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, sumber daya genetik, pasar dan perdagangan pertanian, serta bioteknologi, dan teknologi baru lainnya.”

Perdagangan hasil tani meningkat

Perjanjian ini mengikuti gelombang baru meningkatnya perdagangan produk-produk pertanian antara kedua negara. Pada tahun 2011, Cina menjadi pasar terbesar di dunia bagi ekspor pertanian AS, membeli $20 milyar hasil bumi dan dengan demikian menghasilkan sekitar 160.000 pekerjaan di sektor pertanian AS, menurut perhitungan Departemen Pertanian AS.

Cina membeli 1,68 milyar ton jagung dari Amerika Serikat pada tahun 2011, angka tertinggi sejak 1996. Cina hanya membeli 70.000 ton jagung dari keseluruhan negara-negara lainnya.

Selama kunjungan Xi, COFCO, perusahaan perdagangan padi-padian terbesar Cina; Sinograin, yang mengatur cadangan padi-padian Cina; dan perusahaan-perusahaan Cina lainnya membuat serangkaian kontrak baru dengan perusahaan-perusahaan raksasa penghasil pangan Amerika termasuk Archer Daniels Midland, Bunge, dan Cargill. Perjanjian-perjanjian baru ini diharapkan untuk meningkatkan total ekspor pertanian AS ke Cina pada tahun 2012 menjadi rekor 12 milyar ton, lapor China Daily.

Kontrak tersebut termasuk $6 milyar kacang kedelai produksi AS dari panen musim gugur 2011 dan musim semi 2012.

“Cina memandang penting ketahanan pangan dan memastikan pasokan makanan yang memadai bagi 1,3 milyar rakyatnya,” kata Xi.

Berbicara di Los Angeles pada 16 Februari, Xi mengatakan perdagangan AS-Cina mencapai volume total $446 milyar pada tahun 2011 dan dia yakin angka tersebut akan melampaui setengah trilyun dolar [$500 milyar] pada tahun 2012. Dia mengatakan angka di tahun 2011 merupakan peningkatan lebih dari 180 kali dari volume total perdagangan bilateral 30 tahun lalu.

Berbicara di Washington DC, pada 15 Februari, Xi mencatat bahwa jumlah ekspor AS ke Cina telah melebihi $100 milyar selama enam tahun berturut-turut dari 2006 hingga 2011. Dia mengatakan ekspor AS ke Cina telah melonjak lebih dari 500 persen selama dasawarsa terakhir.

Prakarsa bertujuan menyelesaikan ketegangan ekonomi

Xi dan kolega-koleganya dalam perjalanan itu juga menyarankan prakarsa untuk memudahkan dan menyelesaikan area-area ketegangan ekonomi antara kedua negara. Dia mendesak Amerika Serikat untuk mengakhiri larangan ekspor teknologi tinggi ke Cina yang telah lama berlangsung.

Dan Wakil Menteri Perdagangan Cina Gao Hucheng, yang menyertai Xi, mengatakan pemerintah Beijing dan Washington DC harus bekerja sama untuk mengurangi defisit perdagangan tahunan yang terus dialami Amerika Serikat dengan Cina. Angkanya mencapai $270 milyar pada tahun 2011.

Namun, Gao punya berita baik bagi perusahaan-perusahaan AS dalam perjalanannya. Dia mengatakan bahwa delegasi perdagangan dan investasi Cina yang menemani Wakil Presiden Xi dalam perjalanannya baru-baru ini telah menandatangani $27,1 milyar pembelian lagi dari manufaktur AS dan barang-barang lainnya selama kunjungan lima hari tersebut. Pembelian ini termasuk cip silikon, bahan-bahan elektronik, dan mesin, kata Gao.

Perjalanan Xi ini termasuk reuni dengan keluarga-keluarga di Iowa yang pernah dia temui ketika masih menjadi pegawai muda dari provinsi Hebei yang beperjalanan ke negara bagian itu 27 tahun lalu pada tahun 1985.

Pejabat pemerintahan Obama dengan hangat menyambut kunjungan Xi sebagai konfirmasi prioritas strategis baru yang mereka letakkan dalam strategi Asia mereka dalam hal meningkatkan ikatan perdagangan dengan negara-negara Lingkar Pasifik, terutama Cina.

 

Beri Peringkat Artikel ini

Peringkat Saat Ini: 2.8 / 5 (449 suara)
 

Belum ada komentar untuk artikel ini. Anda ingin menjadi yang pertama?

 
Kirim Komentar

Kebijakan Komentar APD Forum

* menunjukkan bidang yang wajib diisi




1500 karakter tersisa (1500 jumlah karakter maksimum)

Button