APDForum.com adalah versi online dari Asia-Pacific Defense Forum, yaitu sebuah jurnal militer profesional yang diterbitkan setiap kuartal oleh Komandan dari Komando Pasifik Amerika Serikat. APDForum.com menampilkan berita dan analisis mengenai Cina, India, Filipina, Vietnam, Jepang, kedua negara Korea, dan negara-negara Pasifik lainnya oleh para koresponden profesional. APDForum.com dan The Asia-Pacific Defense Forum menyediakan sebuah forum internasional bagi personel militer di wilayah-wilayah Asia dan Pasifik.

Cobra Gold 2012 memperkuat hubungan keamanan di Asia Tenggara

2012-04-12
Oleh Martin Sieff
Tentara Indonesia membangun saluran air di Rayong, Thailand, pada 2 Februari 2012. Para prajurit Kerajaan Thailand, para personil angkatan bersenjata Indonesia dan tentara AS berpartisipasi dalam membangun saluran air dan bangunan serbaguna untuk Sekolah Ban Khlong Bangbor sebagai bagian dari Latihan Cobra Gold 2012. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Dua Carl Payne]

Tentara Indonesia membangun saluran air di Rayong, Thailand, pada 2 Februari 2012. Para prajurit Kerajaan Thailand, para personil angkatan bersenjata Indonesia dan tentara AS berpartisipasi dalam membangun saluran air dan bangunan serbaguna untuk Sekolah Ban Khlong Bangbor sebagai bagian dari Latihan Cobra Gold 2012. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Dua Carl Payne]

Lebih dari 10.000 personil militer – terutama dari Thailand, Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat bersama dengan negara-negara di Benua Asia dan Pasifik barat – berpartisipasi dalam latihan operasional, taktis, simulasi perang dan kemanusiaan pada peringatan ke-31 Cobra Gold 2012.

“Cobra Gold merupakan latihan yang sangat penting,” kata Marsekal Boonyarit Kerdsuk dari Angkatan Udara Royal Thai pada penutupan upacara di bulan Februari di Korat. “Kami membangun landasan yang penting untuk kerjasama di masa depan.”

Keberlangsungan jangka panjang hubungan strategis yang memelihara perdamaian di Asia paling bagus didasarkan pada pertemuan strategis regional berkala dan latihan kerjasama militer terjadwal berkala secara lebih tenang seperti yang dicontohkan Cobra Gold, kata Ishaan Tharoor di blognya Global Spin di Time.com.

Kerjasama menguntungkan wilayah secara keseluruhan

Cobra Gold 2012 dilaksanakan ketika negara-negara di wilayah itu, yang lebih terbiasa bekerjasama dalam perdagangan bebas dan inisiatif ekonomi lainnya, mengambil langkah nyata untuk memperluas ikatan bilateral dan multilateral mereka untuk mempertahankan perdamaian dan keamanan terhadap ancaman transnasional. Ancaman tersebut termasuk terorisme internasional, perdagangan obat terlarang dan perdagangan manusia, serta perompakan dari Selat Malaka hingga ke Tanduk Afrika.

Jepang baru-baru ini menghapuskan pelarangan lamanya terhadap ekspor sistem senjata, suatu langkah yang disambut oleh negara-negara dari Thailand, Filipina hingga Australia. Dan beberapa peserta Cobra Gold seperti Indonesia, Thailand, dan Singapura juga merupakan anggota Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara [ASEAN].

Perwakilan dari negara-negara yang berpartisipasi datang bersama-sama untuk memulai Latihan Cobra Gold 2012 secara resmi. Negara-negara yang berpartisipasi termasuk Jepang, Indonesia, Thailand, AS, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Dua Kasey Peacock]

Perwakilan dari negara-negara yang berpartisipasi datang bersama-sama untuk memulai Latihan Cobra Gold 2012 secara resmi. Negara-negara yang berpartisipasi termasuk Jepang, Indonesia, Thailand, AS, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Dua Kasey Peacock]

Jepang dan Korea Selatan merupakan negara-negara demokrasi yang stabil dengan ekonomi industri yang makmur, dan keduanya memiliki kepedulian strategis yang sama, dari menghalangi aksi unilateral yang gegabah oleh Korea Utara hingga menjaga jalur laut untuk impor minyak mereka dari Timur Tengah melalui Selat Malaka.

Namun, lebih dari enam dasawarsa setelah akhir Perang Dunia II, ingatan akan penjajahan Jepang terhadap Korea selama lebih dari tiga dasawarsa hingga 1945 masih terus membayangi kerjasama pertahanan langsung mereka. Kerjasama pertahanan regional tetap penting bagi Tokyo dan Seoul untuk mempertahankan hubungan yang berjalan dengan lancar.

Demikian pula, Thailand menghargai peluang untuk menjadi tuan rumah latihan itu untuk meningkatkan kesiagaan angkatan bersenjatanya sendiri. Ini terutama karena Thailand masih terus menghadapi konflik-konflik berintensitas rendah yang dilaksanakan ekstrimis Islam di provinsi-provinsi paling selatan negara tersebut.

AS akan berperan dalam stabilitas regional Asia-Pasifik

Presiden AS Barack Obama dan Sekretaris Negara Hillary Clinton menyatakan “poros” strategi global Amerika yang baru pada November 2011 di KTT Asia Timur di Bali, Indonesia, dan di forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Honolulu, Hawaii. Strategi baru ini akan menempatkan lebih banyak fokus AS di wilayah itu untuk menguatkan tujuan-tujuan yang dicanangkan oleh Cobra Gold – kerjasama dan stabilitas.

“Pada akhirnya, peran geopolitik Amerika Serikat di Timur yang baru harus didasarkan pada penengahan, perdamaian dan keseimbangan, dan bukan pada keterikatan militer di benua Asia,” kata mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Zbigniew Brzezinski.

“Amerika yang terlibat secara kooperatif dalam struktur multilateral, dengan hati-hati mendukung perkembangan India, berhubungan erat dengan Jepang dan Korea Selatan, dan dengan sabar memperluas kerjasama bilateral dan global dengan Cina merupakan sumber terbaik dari peningkatan keseimbangan yang diperlukan untuk stabilitas berkesinambungan di Timur baru yang tengah bangkit secara global,” kata Brzezinski.

Kapten Andrew Reaves, petugas pemadam kebakaran untuk Unit Ekspedisi Marinir ke-31, menyantap Pad Thai bersama rekan-rekan Marinir Republik Korea saat acara perkenalan sebagai bagian dari Latihan Cobra Gold 2012. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Garry J. Welch]

Kapten Andrew Reaves, petugas pemadam kebakaran untuk Unit Ekspedisi Marinir ke-31, menyantap Pad Thai bersama rekan-rekan Marinir Republik Korea saat acara perkenalan sebagai bagian dari Latihan Cobra Gold 2012. [foto Korps Marinir AS oleh Kopral Garry J. Welch]

Latihan dan operasi taktis yang dilaksanakan di berbagai tempat di Thailand dalam Cobra Gold 2012 jelas berada di dalam parameter kebijakan yang direkomendasikan Brzezinski.

Obama, Clinton dan para pemimpin AS lainnya menyatakan tujuan strategi baru ini adalah untuk mempertahankan stabilitas dan kondisi demi kerjasama dan pertumbuhan ekonomi yang damai dan makmur di seluruh Asia.

Cobra Gold pamerkan kerjasama

Tahun ini, Cobra Gold memasukkan pelatihan lapangan [FTX] yang dilaksanakan di berbagai tempat di Thailand. Pelatihan tersebut melibatkan simulasi tembakan berbagai jenis senjata dan latihan dalam mengkoordinasi dukungan darat jarak dekat taktis dari unit udara. Selain itu juga dilakukan latihan artileri, manuver infanteri, evakuasi warga dan pelatihan perang di dalam hutan.

Cobra Gold juga melaksanakan latihan tembak dan parasut. Dalam manuver berskala lebih besar, satu armada Kendaraan Penyerang Amfibi berlatih mendaratkan pasukan tempur di sebuah pantai di tenggara Bangkok.

Latihan mencakup spektrum yang luas dari operasi militer dan menekankan pada memberi pengalaman kepada pasukan yang ikut serta, terutama dalam spektrum luas operasi taktis termasuk latihan di lapangan, menjalankan pos komando dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memberikan bantuan praktis dalam kegiatan penyelamatan dan penanggapan bencana.

Pasukan multinasional yang berpartisipasi dalam Cobra Gold 2012 juga melakukan 10 proyek kemanusiaan dan sipil yang melibatkan Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Bersama-sama, mereka mendirikan bangunan untuk enam sekolah di daerah-daerah tempat latihan diadakan.

Cobra Gold 2012 juga mencakup pelatihan operasional dalam dimensi politik dan diplomatis dari kerjasama keamanan internasional. Dalam latihan pos komando yang diadakan di Korat, perwakilan dari 17 negara diharuskan untuk menghasilkan dan secara teoritis menerapkan strategi gabungan untuk membangun kembali perdamaian dan keamanan di wilayah rekaan “Pasifika”.

Di depan para hadirin pasukan multinasional yang berbagi pengalaman bersama Cobra Gold 2012, Kerdsuk mengakhiri program itu dengan mengatakan, “Ini akan berdiri sebagai simbol kerjasama dan persahabatan yang akan lama dikenang.”

 

Beri Peringkat Artikel ini

Peringkat Saat Ini: 3.2 / 5 (285 suara)
 

Belum ada komentar untuk artikel ini. Anda ingin menjadi yang pertama?

 
Kirim Komentar

Kebijakan Komentar APD Forum

* menunjukkan bidang yang wajib diisi




1500 karakter tersisa (1500 jumlah karakter maksimum)

Button