APDForum.com adalah versi online dari Asia-Pacific Defense Forum, yaitu sebuah jurnal militer profesional yang diterbitkan setiap kuartal oleh Komandan dari Komando Pasifik Amerika Serikat. APDForum.com menampilkan berita dan analisis mengenai Cina, India, Filipina, Vietnam, Jepang, kedua negara Korea, dan negara-negara Pasifik lainnya oleh para koresponden profesional. APDForum.com dan The Asia-Pacific Defense Forum menyediakan sebuah forum internasional bagi personel militer di wilayah-wilayah Asia dan Pasifik.

Cina bukanlah musuh, hanya pesaing: ujar Panglima Angkatan Darat India yang baru

2012-06-15
Oleh Rohit Wadhwaney
Letjen Bikram Singh, Kepala Staf Angkatan Darat India yang baru, memberi hormat saat menginspeksi pasukan kehormatan setelah mengambil alih komando di New Delhi pada 31 Mei. [Reuters]

Letjen Bikram Singh, Kepala Staf Angkatan Darat India yang baru, memberi hormat saat menginspeksi pasukan kehormatan setelah mengambil alih komando di New Delhi pada 31 Mei. [Reuters]

Letjen Bikram Singh, Kepala Staf Angkatan Darat India yang baru, tengah menetapkan prioritasnya setelah menerima tongkat komando dari Panglima Angkatan Darat Jenderal V.K. Singh yang meninggalkan dinas.

“Prioritas pertama saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat adalah memastikan kesiapan operasional Angkatan Darat sehingga mampu menjalankan kewajiban konstitusionalnya dan memberi penugasan secara efektif,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Sainik Samachar, jurnal Angkatan Bersenjata India. “Kedua, saya akan mengatasi kekosongan dan memastikan bahwa proses modernisasi akan terus dilakukan sesuai dengan lini waktu yang telah ditetapkan. Ketiga, saya akan memperkuat budaya kerja serta nilai-nilai utama di Angkatan Darat yang mencakup tugas, kehormatan, kesetiaan, integritas, sikap hormat, dan layanan yang rela berkorban,” kata panglima ke-25 dari Angkatan Darat terbesar kedua di dunia itu.

Bikram Singh menyatakan bahwa fokusnya juga adalah untuk lebih efektif menangani sumber daya manusia demi menjamin standar moral dan motivasi yang tinggi di antara stafnya, apapun tingkatan mereka.

“Segalanya, termasuk kemiliteran, harus bergerak maju jika kita memang serius untuk menjadikan India sebagai pemimpin regional.”

Pengangkatan panglima diwarnai masalah

Panglima Angkatan Darat yang baru ini menduduki jabatannya sejak 31 Mei, dan sebelumnya menjadi calon panglima selama tiga bulan lebih lama dibandingkan dengan pendahulu-pendahulunya karena adanya pertentangan dalam penunjukannya.

Penunjukannya ditentang di Mahkamah Agung India yang baru-baru ini menolak sebuah petisi yang mempertanyakan keterlibatannya dalam konflik di Jammu dan Kashmir pada tahun 2001 dan kualitasnya sebagai seorang pemimpin. Para pengkritik menyebutkan bahwa pasukannya tidak berdisiplin selama dia menjabat sebagai Wakil Komandan Angkatan dari misi pasukan multinasional Penjaga Perdamaian PBB di Kongo.

Mayjen Purnawirawan Surjit Singh mengatakan pada koran Mail Today di Delhi bahwa dia prihatin adanya kesan terlalu banyak konflik internal di antara para pemimpin Angkatan Darat.

“Angkatan Darat India masih merupakan salah satu yang terbaik di dunia,” katanya, sambil menambahkan bahwa tantangan pertama bagi pemimpin yang baru adalah untuk “memperbaiki kepercayaan masyarakat akan sistem.”

Bikram Singh ditugaskan di Resimen Infanteri Ringan Sikh pada 31 Maret 1972. Dia bertugas di Komando Utara dan sebagai pengamat PBB di Nikaragua serta El Savador pada awal 1990-an.

Dia menempuh pendidikan di Akademi Staf Layanan Pertahanan, Akademi Perang Angkatan Darat, dan Akademi Perang Angkatan Darat Amerika Serikat di Pennsylvania.

“Sampai dengan Perang Kargil, Angkatan Darat adalah organisasi tertutup dan tidak banyak berinteraksi dengan media. Setelah Perang Kargil, pandangan itu berubah. Bahkan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, saya akan memastikan bahwa rakyat mengerti apa yang terjadi di Angkatan Darat,” ujarnya kepada The Times of India.

Bikram Singh mengatakan bahwa guru SMA-nya mengira bahwa dia akan menjadi seorang dokter, karena dia unggul dalam pelajaran biologi dan zoologi, tapi sejak dahulu dia sudah ingin bergabung dengan Angkatan Darat India. “Jika saya dilahirkan kembali, saya ingin bergabung dengan Angkatan Darat India,” katanya.

Panglima AD yang melepas jabatan menegur calon pemimpin selanjutnya

Kira-kira seminggu sebelum pensiun, V.K. Singh mengirimkan pesan yang menyedot perhatian kepada Letjen Dalbir Singh Suhag, yang akan menjadi Panglima Angkatan Darat setelah Bikram Singh pensiun pada 2014.

Pesan tersebut menuduh Suhag melakukan tindakan tidak profesional saat menangani operasi intelijen di Assam dan memberikannya waktu seminggu untuk menanggapi.

Pesan yang menarik perhatian itu dianggap sebagai pukulan terakhir V.K. Singh kepada Kementerian Pertahanan yang menolak memberikan masa jabatan tambahan selama setahun baginya setelah kasus perbedaan catatan tanggal lahirnya.

Pesan dari Panglima Angkatan Darat kepada Suhag, yang saat ini menjabat sebagai Jenderal Pejabat Komandan [GOC] Korps 3, dapat menjadi masalah bagi pemerintah India saat tiba waktunya dia akan menempati jabatan Panglima Angkatan Darat pada 2014.

Namun, tindakan besar pertama yang diambil Kepala Angkatan Darat Bikram Singh pada 6 Juni adalah mencabut skors dari Departemen Disiplin dan Pelanggaran kepada Suhag, yang dijatuhkan oleh pendahulunya.

‘Cina bukanlah musuh’

Bikram Singh juga mengambil kesempatan itu untuk menenangkan situasi dengan Cina, dengan menyatakan bahwa kegiatan patroli yang sekarang ini tidak perlu dianggap mengkhawatirkan.

“Insiden kecil memang ada. Patroli dari pihak mereka bertindak atas dasar persepsi mereka tentang Garis Kendali Aktual [LAC] dan patroli kita bertindak atas dasar pengertian kami akan LAC. Ini hanya masalah taktis dan jangan dianggap sebagai masalah tingkat strategis,” ungkap Singh.

“Dalam situasi dunia saat ini, Cina bukanlah musuh. Cina hanyalah pesaing,” katanya lagi.

Para pejabat India baru-baru ini secara terbuka menyatakan kekhawatiran mereka akan laporan bahwa pasukan Cina telah melintasi perbatasan lebih dari 500 kali selama dua tahun terakhir. Para pejabat itu tidak mengharapkan adanya peningkatan ketegangan sehubungan dengan laporan tersebut.

V.K. Singh menyatakan bahwa Cina mungkin sedang membuat terowongan yang akan menembus pegunungan Pamir di Koridor Wakhan, yang membatasi wilayah utara Jammu dan Kashmir, negara bagian paling utara milik India. Bagian Jammu dan Kashmir yang ini, meskipun diklaim oleh India sebenarnya diduduki oleh Pakistan.

“Tapi di PoK [Kashmir yang dikuasai Pakistan], India memiliki akses langsung menuju Afghanistan melalui Koridor Wakhan,” katanya kepada The Telegraph.

Cina dan Afghanistan, meskipun bertetangga, tidak memiliki lintasan perbatasan dan jika Cina membuka sebuah perbatasan sempit dengan Afghanistan maka India akan berisiko kehilangan pengaruh kuatnya di Afghanistan, dimana keberadaan India telah lama diakui.

“Hubungan [antara Cina dan Afghanistan] akan menjadi bersifat fisik. Dan mereka tertarik pada Koridor Wakhan yang dapat memfasilitasi eksploitasi sumber daya alam,” ungkap V.K. Singh, yang menulis skripsi doktoral berjudul “Fundamentalisme di Afghanistan dan Kepentingan Geo Strategis dari Koridor Wakhan.”

---------------------------

Cara pemilihan Panglima Angkatan Darat India

* Dua atau tiga komandan dari utara, barat, barat daya, timur, selatan, tengah dan komando pelatihan Angkatan Darat disertakan sebagai calon.

* Kementerian Pertahanan mempelajari kelayakan para perwira ini dan kemudian melakukan pemeriksaan intelijen yang ekstensif.

* Semua laporan dikumpulkan ke komite kabinet, yang memilih komandan Angkatan Darat yang paling senior untuk menjadi panglima.

* Panglima AD akan tetap menjabat hingga usia 62 tahun atau selama tiga tahun, yang mana yang lebih dulu terjadi.

 

Beri Peringkat Artikel ini

Peringkat Saat Ini: 3.1 / 5 (485 suara)
 
 
Kirim Komentar

Kebijakan Komentar APD Forum

* menunjukkan bidang yang wajib diisi




1500 karakter tersisa (1500 jumlah karakter maksimum)

Button

Komentar Pembaca

 

懒士 tentang 08/07/2012 di 06:25AM

Pejabat-pejabat militer itu bermata elang. Rakyat dan pemerintah Cina cinta damai. Cina dan India adalah negara dengan sejarah ribuan tahun lamanya. Kedua negara sangat memahami pentingnya arti perdamaian, karena telah melalui banyak kesulitan. Tiap negara yang ingin merusak hubungan Cina dan India akan menemui kegagalan. Hanya pengertian dan kompetisi bersama akan membawa kebangkitan bersama Cina dan India!