APDForum.com adalah versi online dari Asia-Pacific Defense Forum, yaitu sebuah jurnal militer profesional yang diterbitkan setiap kuartal oleh Komandan dari Komando Pasifik Amerika Serikat. APDForum.com menampilkan berita dan analisis mengenai Cina, India, Filipina, Vietnam, Jepang, kedua negara Korea, dan negara-negara Pasifik lainnya oleh para koresponden profesional. APDForum.com dan The Asia-Pacific Defense Forum menyediakan sebuah forum internasional bagi personel militer di wilayah-wilayah Asia dan Pasifik.

Filipina, AS berlatih di CARAT 2012 untuk meningkatkan proyek Pengawas Pantai Selatan

2012-07-20
Oleh Rene P. Acosta
Anggota tim SEAL mengasah kemampuan mereka dalam operasi di sungai. Satu tentara Amerika dan dua tentara Filipina berada di antara mereka yang berpartisipasi dalam pelatihan angkatan laut Kerjasama Persiapan dan Pelatihan Kelautan [CARAT] 2012 yang melibatkan angkatan bersenjata Filipina dan Amerika Serikat. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

Anggota tim SEAL mengasah kemampuan mereka dalam operasi di sungai. Satu tentara Amerika dan dua tentara Filipina berada di antara mereka yang berpartisipasi dalam pelatihan angkatan laut Kerjasama Persiapan dan Pelatihan Kelautan [CARAT] 2012 yang melibatkan angkatan bersenjata Filipina dan Amerika Serikat. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

General Santos City, Filipina -- Duta Besar Amerika Serikat Harry Thomas dan pejabat Filipina memuji program Kerjasama Persiapan dan Pelatihan Kelautan [CARAT] 2012 yang berlangsung selama delapan hari sebagai contoh kerjasama dan kekuatan persekutuan militer yang tak tergoyahkan antara kedua negara.

Latihan yang sangat dinantikan dan dimulai pada 2 Juli ini untuk pertama kalinya menguji kemampuan operasional pengawasan maritim yang diprakarsai dan dibantu AS, yaitu proyek Pengawasan Pantai Selatan, di Mindanao Timur.

Thomas mengatakan bahwa CARAT mempererat kerjasama dalam bidang pertahanan dan keamanan di antara kedua negara. CARAT dirancang untuk meningkatkan kemampuan operasional dan berbagi praktik terbaik antara kedua angkatan laut.

Marinir Filipina dan Amerika mengambil posisi yang terkoordinat setelah mendarat di pantai sebagai bagian dari latihan angkatan laut CARAT 2012 di Mindanao Timur. Latihan tahun ini termasuk latihan perang anti-ranjau dan operasi malam hari, termasuk penyusupan pasukan. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

Marinir Filipina dan Amerika mengambil posisi yang terkoordinat setelah mendarat di pantai sebagai bagian dari latihan angkatan laut CARAT 2012 di Mindanao Timur. Latihan tahun ini termasuk latihan perang anti-ranjau dan operasi malam hari, termasuk penyusupan pasukan. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

“Kemampuan militer dapat terkikis. Kami harus terus berlatih dan mengasah kemampuan serta memperluas cakrawala kami. CARAT memberi kesempatan bagi kami untuk memperkuat diri berdasarkan misi yang sebelumnya, memperhatikan pelajaran serta meningkatkan tanggung jawab bersama untuk memperkuat hubungan kami,” ungkapnya.

Program tahun ini termasuk latihan di pelabuhan, pertukaran keahlian dalam bidang tertentu, upacara dan interaksi, serta latihan menyelam dan penyelamatan kapal. Program itu juga menawarkan bantuan medis, kesehatan gigi, bantuan sipil dalam bidang teknis, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya di dekat lokasi pelatihan.

Letjen Jorge Segovia, komandan jendral Komando Mindanao Timur Angkatan Bersenjata Filipina, mengatakan bahwa CARAT memberikan kesempatan bagi Filipina untuk berlatih dengan rekanannya, terutama dalam bidang keamanan maritim.

“Saya sangat bersemangat karena ini untuk pertama kalinya diadakan di Mindanao Timur … bukan saja karena pelatihannya, tapi karena kesempatan untuk bekerjasama lebih erat dengan rekanan kami,” ujarnya.

Seorang prajurit AL Filipina berdiskusi dengan pelaut Amerika tentang tujuan berikutnya dalam CARAT 2012 yang diadakan di perairan di dekat General Santos City dan Sarangani di Mindanao Timur. Latihan tahunan angkatan laut antara AS dan Filipina meliputi antara lain operasi penyusupan maritim; operasi perang di sungai, amfibi dan bawah laut; operasi penyelaman dan penyelamatan kapal; persenjataan angkatan laut dan langkah manuver serta latihan tanggap bencana. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

Seorang prajurit AL Filipina berdiskusi dengan pelaut Amerika tentang tujuan berikutnya dalam CARAT 2012 yang diadakan di perairan di dekat General Santos City dan Sarangani di Mindanao Timur. Latihan tahunan angkatan laut antara AS dan Filipina meliputi antara lain operasi penyusupan maritim; operasi perang di sungai, amfibi dan bawah laut; operasi penyelaman dan penyelamatan kapal; persenjataan angkatan laut dan langkah manuver serta latihan tanggap bencana. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

“Keamanan maritim tidak saja menguntungkan pihak militer, tapi juga para penduduk di wilayah Laut Mindanao.”

Latihan tahun ini didukung partisipasi dari Pengawas Pantai Filipina dan Amerika Serikat.

Segovia, yang membacakan pidato utama dan secara resmi membuka latihan tersebut pada 2 Juli, mengatakan bahwa anggota AL dan Marinir Filipina serta Pengawas Pantai Filipina tidak saja meningkatkan kemampuan mereka, tapi latihan tersebut juga memungkinkan mereka untuk mencoba perlengkapan mutakhir milik Angkatan Laut AS.

Proyek Pengawasan Pantai Selatan

Segovia mengatakan bahwa latihan perang angkatan laut dapat menguji kemampuan proyek Pengawasan Pantai, proyek keamanan Filipina yang terbesar dan termahal. Proyek ini dirancang sebagai prakarsa anti-terorisme berdasarkan pengawasan berbasis kelautan untuk mengamankan perbatasan maritim negara itu.

Proyek ini berfokus pada pengawasan maritim dengan melacak pergerakan teroris dan pelaku kejahatan di laut di dalam wilayah maritim Filipina yang berbatasan dengan negara-negara tetangganya. Australia dan Amerika Serikat secara sebagian mendanai proyek serupa yang telah diperluas hingga meliputi pertahanan dan keamanan maritim.

Tim SEAL Amerika dan Filipina berlatih selama pelatihan angkatan laut yang dilakukan di Mindanao Timur. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

Tim SEAL Amerika dan Filipina berlatih selama pelatihan angkatan laut yang dilakukan di Mindanao Timur. [Angkatan Laut Mindanao Timur, Angkatan Bersenjata Filipina]

“CARAT akan memberikan kesempatan bagi kami untuk menguji daya guna pos Pengawasan Pantai kami, yang merupakan konsep gabungan dengan Amerika Serikat, di wilayah timur Mindanao,” ungkap Segovia.

Laksamana Pertama Philip Cacayan, komandan Angkatan Laut Mindanao Timur dari Angkatan Bersenjata Filipina, mengatakan bahwa latihan militer membuka peluang bagi para prajurit untuk menelaah masalah keamanan di Mindanao dan memetakan tindakan yang sesuai.

Bahkan pejabat domestik Filipina bersemangat dalam menyelenggarakan latihan angkatan laut di wilayah mereka. Walikota General Santos City Darlene Antonino-Custodio mengatakan bahwa hal itu akan membantu penyampaian ilmu pengetahuan dan keahlian teknis dari AL Amerika Serikat ke rekan Filipina mereka.

Pelatihan sertakan misi penyelamatan sungguhan

CARAT pada tahun ini juga menyertakan sesi latihan yang realistis. Hampir 100 personil Angkatan Laut dan Pengawas Pantai AS bergabung dengan tentara Filipina dalam upaya menemukan dan menyelamatkan sisa-sisa pesawat pelatihan SF-260 milik AU Filipina yang jatuh di Teluk Manila pada bulan Mei.

“Jadi latihan tahun ini bukan saja latihan, tapi operasi sungguhan,” ujar Laksamana Muda Thomas Carney Jr., komandan logistik dari Armada ke-7 AS dan ketua delegasi Angkatan Laut AS.

Carney mengatakan bahwa para penyelam harus menemukan sisa-sisa pesawat dalam operasi penyelaman dan penyelamatan CARAT. Dia menambahkan bahwa pelatihan-pelatihan ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Filipina secara menyeluruh.

Cacayan mengatakan bahwa mereka berharap dapat mempelajari kemampuan dan teknik baru dalam hal penanggulangan ranjau.

Asisten direktur pelatihan Filipina tersebut mengatakan bahwa para peserta juga akan mempelajari penyusupan pasukan pada malam hari yang melibatkan tim SEAL dan Marinir.

Cacayan mengatakan bahwa tujuan utama mereka adalah untuk terus membangun persahabatan dan kerja sama antara kedua angkatan laut dan untuk memperkuat kekuatan maritim.

CARAT dilaksanakan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya dan tahun ini dengan Timor Leste.

 

Beri Peringkat Artikel ini

Peringkat Saat Ini: 3.2 / 5 (536 suara)
 
 
Kirim Komentar

Kebijakan Komentar APD Forum

* menunjukkan bidang yang wajib diisi




1500 karakter tersisa (1500 jumlah karakter maksimum)

Button

Komentar Pembaca

 

王国文 tentang 07/08/2012 di 10:59AM

Sudah lama sekali kita tak melakukannya! Hanya dengan berperang maka kita akan berhasil! Kenapa Cina melakukan pendekatan yang menyusahkan saja? Apakah kita takut pada mereka? Tidak! Jadi, mengirimkan pasukan militer adalah hal yang baik. Kalau tidak, mereka akan menyebut bangsa Cina pengecut! Mereka akan berpikir bahwa rakyat dan pejabat Cina takut mati! Kita tidak boleh dianggap rendah! Mari kita berperang! Pertahanan terbaik adalah penyerangan yang baik, bukan? Mari lakukan saja! Kita tidak boleh dianggap rendah! Ini adalah tulang punggung kita!