APDForum.com adalah versi online dari Asia-Pacific Defense Forum, yaitu sebuah jurnal militer profesional yang diterbitkan setiap kuartal oleh Komandan dari Komando Pasifik Amerika Serikat. APDForum.com menampilkan berita dan analisis mengenai Cina, India, Filipina, Vietnam, Jepang, kedua negara Korea, dan negara-negara Pasifik lainnya oleh para koresponden profesional. APDForum.com dan The Asia-Pacific Defense Forum menyediakan sebuah forum internasional bagi personel militer di wilayah-wilayah Asia dan Pasifik.

Militer Indonesia berencana untuk membelanjakan 16,7 milyar dolar AS sampai tahun 2015

2012-10-22
Oleh Michael Johnson
Para kadet Akademi Militer Indonesia berbaris dalam suatu upacara kenegaraan. Diharapkan bahwa mereka akan menikmati manfaat dari peningkatan anggaran belanja militer negara ini. [Reuters]

Para kadet Akademi Militer Indonesia berbaris dalam suatu upacara kenegaraan. Diharapkan bahwa mereka akan menikmati manfaat dari peningkatan anggaran belanja militer negara ini. [Reuters]

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, yang didukung oleh kepemimpinan militer dan memperoleh dana anggaran sebesar 16,7 milyar dolar AS, akan terus maju dengan rencana tiga tahunnya untuk memperkuat dan melakukan modernisasi persenjataan militer Indonesia.

Indonesia berada dalam perjalanan untuk mempengaruhi percaturan dunia, demikian menurut seorang analis - suatu ambisi yang dapat ditelusuri sejak proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945 dari penjajahan Belanda. Dengan laju pertumbuhan saat ini, Indonesia dapat menjadi salah satu dari lima negara dengan ekonomi terkuat sebelum tahun 2040, demikian ramalan para pejabat.

Sebagai inti dari komunitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara [ASEAN] dan negara terbesar di komunitas Asia Tenggara, modernisasi pertahanan Indonesia berkemungkinan untuk menempatkan negara ini sebagai pembelanja militer utama di wilayah tersebut. Dan karena jalur reformasi Indonesia ke arah konsolidasi demokratis, para pengamat mengatakan bahwa kemunculan kekuatan militer negara ini tidak perlu dikhawatirkan akan mengalami destabilisasi.

Pergeseran dramatis kebijakan pertahanan Indonesia muncul setelah kekosongan 10 tahun pembelanjaan militer akibat kekurangan dana, setelah negara tersebut berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan usaha perkembangan. Peningkatan pada tahun 2012 menghadirkan 30 persen dari anggaran nasional negara ini. Angkatan Udara dan Laut Indonesia diharapkan menjadi penerima terbesar dari hasil peningkatan anggaran pertahanan ini.

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa pertumbuhan dalam anggaran pertahanan tersebut dimaksudkan sebagai usaha untuk "memperkuat posisi militer, demi menjamin keberhasilan misi untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia.”

Rencana pengembangan militer tersebut mencakup pembelian kapal penghancur berpeluru kendali, tank, sistem peluncuran roket majemuk, jet tempur, kapal selam dan persenjataan militer lainnya.

Senjata yang dikembangkan secara domestik dan dibeli di luar negeri ini akan didukung teknologi terbaru. Strategi modernisasi ini memiliki harga yang sangat mahal: 2,5 milyar dolar AS untuk 10 frigat ringan yang dikembangkan oleh produsen kapal negara PAL; 2 milyar dolar AS untuk empat kapal selam; dan 6 milyar dolar AS untuk tambahan pesawat jet tempur Sukhoi dan F16.

Anggaran ini juga dimaksudkan untuk meliputi kebutuhan non-senjata yang berhubungan dengan pertahanan nasional, termasuk aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan pegawai negeri dalam angkatan bersenjata Indonesia.

Anggaran ini akan berfokus pada pembelian produk domestik, demikian kata Yugiantoro. Jika tidak terdapat ketersediaan materi yang diproduksi secara domestik, akan digunakan para produsen asing dengan syarat penggunaan metode produksi gabungan. Dan impor produk asing juga akan dipantau demi memastikan manfaatnya bagi Indonesia.

Komite Tingkat Tinggi [HLC] negara ini akan menyediakan pengawasan guna mengendalikan pemantauan dan laju perluasan sektor pertahanan sampai tahun 2014, demikian ungkap menteri pertahanan.

HLC yang diketuai oleh wakil menteri pertahanan, akan mencakupkan perwakilan dari beberapa divisi pemerintah, termasuk keuangan, perencanaan, audit, dan badan pemerintah khusus yang bertanggung jawab untuk melakukan pembelian barang serta jasa.

“Tujuan utama dari tim pengendali ini adalah mulai dari awal tahap perencanaan seperti halnya juga selama tahap penerapan, untuk memantau keuangan dan pembelian bagi sektor pertahanan ini,” demikian yang dikatakan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Angkatan Udara menambahkan 17 skuadron

Pembangunan militer ini mencakup inventaris yang mengesankan. Untuk Angkatan Udara Indonesia: 64 jet tempur Sukhoi; 32 jet tempur F16; 36 pesawat tempur Hawk 100/200; 12 jet tempur F5E; 16 pesawat tempur Super Tucano; 16 pesawat tempur Yak 130; 36 pesawat tanpa awak; dan 64 pesawat transportasi Hercules.

Angkatan Laut menambahkan 3 armada

Tiga armada akan ditambahkan ke Angkatan Laut Indonesia, yang memiliki armada Barat dengan markas besar di Tanjung Pinang, Natuna, dan Belawan. Armada Pusat akan memiliki markas besar di Surabaya, Makassar, dan Tarakan. Armada Timur akan bermarkas besar di Ambon, Merauke, dan Kupang. Kemudian, jumlah prajurit Angkatan Laut yang aktif akan ditingkatkan hingga 60.000, ditugaskan di berbagai markas. Para prajurit ini akan didukung oleh 350 tank BMP 4F; 17 tank amfibi; 320 kendaraan amfibi lapis baja; 800 misil QW3; 40 Grad RM; dan 75 Howitzer. Inventaris tambahan mencakup 32 frigat; 56 corvette; 82 kapal patroli cepat yang dipersenjatai misil; enam kapal selam; dan 48 kapal logistik serta transportasi.

Tambahan angkatan darat termasuk tank dan misil

Angkatan Darat, yang merupakan komponen darat angkatan bersenjata Indonesia, memiliki perkiraan jumlah pasukan sebanyak 180.000, Brigadir Kavaleri, cadangan strategis, dan unit-unit lain yang telah terlibat dalam operasi sejak perjuangan negara ini untuk meraih kemerdekaan.

Peningkatan anggaran ini memberikan inventaris yang berikut: tiga divisi komando strategies; 150 batalyon pasukan serbu; 200 tank perang utama yang akan disebar di Kalimantan dan Nusa Tenggara Barat; 540 kendaraan lapis baja yang dibuat oleh Pindad untuk batalyon infanteri mekanik; 320 kendaraan dengan meriam; 890 meriam dan artileri howitzer; 720 misil NDL; 20 helikopter tempur MI35; 26 helikopter transportasi MI17; 1.300 misil anti-tank; 60 misil anti-pesawat baru; dan 700 misil strategis jenis Pindad-Lapan.

 

Beri Peringkat Artikel ini

Peringkat Saat Ini: 4.0 / 5 (735 suara)
 
 
Kirim Komentar

Kebijakan Komentar APD Forum

* menunjukkan bidang yang wajib diisi




1500 karakter tersisa (1500 jumlah karakter maksimum)

Button

Komentar Pembaca

 

Edy Herdianto tentang 22/02/2014 di 05:48AM

sudah selayaknya kita memperbaharui persenjataan Tni kita. utk menjaga kedaulatan kehormatan negara.mereka2 yang sinis dengan langkah pemerintah ini adalah mereka yang berjiwa separatis dan teroris. karena mereka takut jika tni dan polri kuat mereka tidak bisa macam2 mereka tidak punya jiwa nasionalis dan tidak bisa di harapkan untuk ikut membela negara jika terjadi perang dengan negara lain. sudah terlalu sering kita di lecehkan negara lain , sudah waktunya kita tunjukan bahwa kita juga bisa marah dan bertindak dan ini perlu di dukung dengan persenjataan2 yang hebat.

Ermin Losseng tentang 14/01/2014 di 07:24AM

Apa mungkin dlm waktu tiga hari tni mampu bertahan pa bila di serang australia di bantu as dan inggris.

Mara tentang 19/02/2014 di 11:13AM

3 hari terlalu meremehkan, mungkin 3 tahun atau 30 tahun. Indonesia akan hancur, tetapi Anda tetap tidak bisa menang. Anda bisa belajar dari keterlibatan Anda dalam perang Vietnam.

Prof: Bashir Abbasi tentang 30/12/2013 di 02:06PM

Sangat berlebihan, bayangkan saja, sebanyak 16,7 Miliar Dollar???!!!! Atas biaya pembayar pajak.

Mr.Z tentang 27/12/2013 di 04:50AM

Mengapa RI tdk membeli pesawat tempur F-35 lightning 2 yg ditawarkan AS , padahal AS menawarkan pesawat tempur tersebut dengan harga lbh murah dari pada yg di tawarkan ke negara lain, padahal F-35 adalah pesawat jet generasi ke 5 yg terbaru, dengan teknologi yg lbh canggih dari pada Sukhoi Su-27 , Su -30 dan F-16 serta Hawk 100/200

Setiawan tentang 18/12/2013 di 01:36AM

Jika ada rencana menyerang Australia, Selandia Baru dan negara lainnya di lautan pasifik. Karena kita memerlukan daratan berumput hijau untuk membangun peternakan, kita akan memiliki sapi, ayam dan kambing, begitu juga makanan yang ada di daratan Australia. Dalam beberapa tahun kita akan memiliki lebih banyak pasukan tentara sekitar 255 ribu personel dalam 12 divisi, cukup untuk melancarkan rencana penyerbuan kita. Kita suka dan sangat ingin menyantap makanan dan ayam goreng, dan kita harus melakukan sesuatu untuk membuatnya cukup bagi rakyat Indonesia.

EX-KHO tentang 29/11/2013 di 01:39PM

Australia menganggap dan menuduh orang/rakyat indonesia memanfaatkan daerah lain di luar pulau jawa untuk kepentingan golongan, khususnya Papua, Aceh, Maluku dan lainya. Kami tdk seperti itu, Kami ingin seluruh rakyat indonesia dari sabang sampe merauke sejahtera, makmur dan tersenyum bahagia dalam pelukan ibu pertiwi NKRI. Meskipun saya orang jawa dan islam, jika diberi pilihan untuk meningal di tanah suci mekah atau tanah mutiara hitam papua, Maka dngn lantang kujawab TANAH MUTIARA HITAM PAPUA INDONESIA. JAYALAH NEGERIKU SEPERTI ERA MAJAPAHIT !!!

Ori tentang 24/11/2013 di 07:17AM

Matthew East, Mister sebaiknya pelajari dulu sejarah perjuangan rakyat Indonesia, Indonesia yang cinta damai 100% tidak akan menjadi penjajah seperti yang Mister berikan komentar pada forum ini, ketahuilah Mister, Negara Indonesia di bawah NKRI cuma mau berjuang mensejahterakan penduduknya/rakyatnya, sekarang kami hidup damai, dari sabang sampai merauke. TETAPI jangan coba-coba negara lain mengusili kami, sama sekali kami tidak takut dengan negara manapun, sekalipun seluruh Negara di Bumi ini bersatu untuk memerangi kami. INGAT SEKALIPUN MATAHARI BISA DIGENGAM DI TANGAN KANAN KALIAN, DAN BULAN BISA KALIAN GENGGAM DI TANGAN KIRIMU, MAKA SELANGKAHPUN KAMI TIDAK AKAN MUNDUR, karena kalau misalnya negara kami dijahati, maka pintu Jihad telah dibuka, dan catat! kami sangat rindu Itu! jadi jangan khawatir kami bukan negara agresor. Kami sangat mencintai negara Indonesia. dan kami sangan cintai damai, Nah CAMKAN ITU !!!!!, Terima kasih.

putra bumi tentang 18/10/2013 di 05:23PM

berpapun anggaran yg akan diberikan untuk kepentingan militer sbgai rkyt Indonesia rela2 saja dn sngt mendukung dripada uang negara dikorupsi ngga jelas.. hidup militer Indonesia..! hidup TNI..!!!

Rick Gannon tentang 24/11/2013 di 08:57PM

Semoga Tuhan Memberkatimu Putra Bumi.

Matthew East tentang 12/05/2013 di 07:36AM

Pejuang 45, pernyataan Anda menunjukkan kurangnya moralitas atau akal sehat. Orang-orang seperti Andalah, yang jumlahnya hanya sedikit, yang membuat Indonesia tampak buruk di mata orang asing. Saya orang Australia dan saya tidak menentang Indonesia kecuali untuk masalah Papua Barat (yang mana beberapa orang di pemerintahan Anda berusaha untuk menyelesaikan masalah ini dengan damai, jadi bravo buat mereka) tapi untuk mengatakan bahwa Indonesia harus menginvasi Papua Nugini, Timor Leste, Singapura dan Malaysia membuat Anda seburuk RRC, yang tidak akan menjadikan Indonesia lebih makmur, tapi akan menyebabkan perang besar karena kemudian China, Amerika, Jepang, Australia, Korea Selatan dan India akan memandang Indonesia sebagai agresor yang harus dihentikan. Menginvasi Timor dan Papua artinya mengumumkan perang terhadap Australia. Menginvasi Singapura artinya mengumumkan perang terhadap Amerika. Meningkatkan kekuatan dengan cara-cara militer akan mengkhawatirkan negara-negara Asia lainnya yang berdagang melalui perairan itu dan jika itu terjadi, Indonesia akan hancur karena beberapa penjajah bodoh seperti Anda ingin berekspansi. Orang tua dan nenek moyang Anda harus membayar mahal untuk mengusir penjajahan dan Anda ingin membawanya kembali? Anda harus berpikir keras tentang apa yang terbaik untuk Indonesia sebelum menjawab.

ferry tabuni tentang 20/11/2013 di 01:45PM

Orang australia tahu apa tentang papua...saya orang papua saya tahu persis apa yang dilakukan pemerintah indonesia, kami putra dan putri papua tahu tentang adat dan adat istiadat kami, dimana adat istiadat kami hampir sama dengan beberapa suku bangsa yang ada diindonesia karena itulah kami adalah bagian dari indonesia, dan karena indonesia kami tahu bagaimana perkembangan global, sekali lagi...kami putra dan putri papua adalah manusia, bukan bukan binatang yang tidak tahu terima kasih, terima kasih indonesia....dan jika anda ingin tahu sebenarnya yg terjadi, silahkan anda lihat orang-orang papua yang telah jauh mendalami dunia akademika, mereka lah yang telah menghancurkan keharmonisan papua sampai saat ini hanya untuk mencari sebuah nama atau profil dan kami yang hanya segelintir masyarakat biasa yang hanya menjadi korban dari pemikiran mereka, aparat negara kami telah benar melakukan tindakan dalam melayani masyarakat khususnya papua agar kami sadar dan dapat lebih berpikir kedepan, terima kasih TNI dan POLRI ..kami merasa bangga menjadi bagian dari bangsa indonesia yang tidak memperlakukan kami seperti suku aborigin..selain itu indonesia juga telah mengajarkan kami pola hidup yg ramah dan sopan dalam keberagaman, tidak seperti kehidupan yang terjadi di negara tetangga (papua new guinea ) dimana kehidupan disana sangat mencekam dan penuh dengan kriminalitas... Terima kasih indonesia..hidup hidup TNI!! Hidup POLRI!!! papua milik indonesia..papua adalah MERAH PUTIH !!! Papua adalah NKRI

resya yokin tentang 08/05/2013 di 01:46AM

saya senang dengan yang di usulkan para tentara nasional indonesia saya berharap indonesia menjadi salah satu negara terkuat di asia mau pun di luar asia dan jangan pernah menyerah tegakkan sang saka merah putih karena GARUDA DI DADAKU !! dan harus berani jangan pernah takut pada negara malaysia tegak kan kebenaran hapuskan kekalahan !!

putra kudu tentang 04/04/2013 di 03:22PM

bagis lah klw bisa di tambah trus pesawat tempur dan kapal perang nya.biar ga di remehin sama negara tetangga seperti malaysia tu yg selalu mencari gara2 dengan indonesia tercinta ni

adil tentang 18/03/2013 di 09:37PM

bangga akuu orangg indinesia

basyirudin ahmad tentang 06/03/2013 di 10:33AM

saya setuju dengan usulan berita ini, jika memang berguna untuk bangsa dan negara, saya pribadi sebagai rakyat sangat mendukung progam ini.

hendri tentang 26/02/2013 di 03:14AM

moga degan bertambah nya senjata dan angkatan perabng kita,negara kita tidak d ijak 2 lagi oleh malaisia,NKRI harga mati

david tentang 25/02/2013 di 07:42AM

Wah... hebat indonesia ya ... tapi ngomong2 katanya indonesia beli tank dari jerman ya , kok belum datang sih , gimana kabarnya tuh , katanya juga tidak disetujui oleh pemerintah jerman ya, hmmm mendingan beli pesawat aja yang banyak deh biar sampe jumlah nya ribuan pesawat supaya serangan musuh bisa ditaklukan dari udara dengan cepat , seperti amerika yang pesawatnya canggih2 , kalo perlu indonesia tiap tahun beli pesawat aja, dan beli kapal perang yang buaaaaanyak... karena negara ini kan negara maritim... Bravo militer indonesia , kami mendukung demi kedaulatan NKRI tercinta...

hendry tentang 13/12/2013 di 12:29PM

Uda ada tank leopard cma harga mahal cma 4 biji lagi.....

David tentang 25/02/2013 di 07:38AM

Wah... salut buat indonesia kalo emang informasinya bener.. lebih afdol nya kalo belanja pesawat yang banyak sekalian deh kalo perlu tiap tahun beli pesawat ... biar kita punya angkatan udara yang super kuat ,karena musuh dapat dihancurkan dengan cepat melalui serangan udara hehehehe.. dan beli kapal kapal yang canggih untuk angkatan laut beli kapal nya yang banyak sekalian ya .... karena negara kita negara maritim... Bravo militer indonesia ... teruslah jaya menegakkan kedaulatan NKRI di indonesia tercinta ini

Axel tentang 18/02/2013 di 08:00AM

Saya kira Indonesia harus meningkatkan AL-nya karena negara kita dikelilingi oleh lautan luas dan juga untuk melindunginya dari serangan mendadak.

desrial tentang 14/02/2013 di 09:21PM

baiknya jml kapal perang ditambah lg dg kapal yg lbh canggih, pesawat tempur yg lbh canggih dan jg lupa kesejahteraan prajurit ditingkatkan

pejuang 45 tentang 08/02/2013 di 11:11AM

Mantab.. Tingkatkan terus, tni..lalu serang singapura,papua nuegini,timor leste Malaysia,dan jadikan mereka sbg wilayah kedaulatan NKRI. Bravo indonesiaku.

Edy Herdianto tentang 22/02/2014 di 05:55AM

Indonesia tidak ingin menyerang negara lain selama negara itu bisa menghargai Bangsa Indonesia. kami tahu kalian hanyalah sekumpulan negara yang berani main keroyok lalu kalau tidak mampu melawan lari sembunyi minta tolong di ketiak inggris yang selanjutnya hanya bisa minta tolong sama amerika

Paul Kaijabu tentang 20/11/2013 di 03:30AM

Anda jangan menyerang Papua Nugini. Jika Anda lakukan, Anda cuma mencari masalah, dan Indonesia akan terpecah menjadi negara-negara kecil, karena tentara Australia, Selandia Baru dan Negara Pesemakmuran akan datang dan membela Papua Nugini dan mengalahkan Indonesia.

indonesiaku tentang 07/02/2013 di 04:59AM

SEMOGA AJA INDONESIA RAYA KU SEBAGAI MARKET PABRIK JUALAN PESAWAT TEMPUR DAN MEMILIKI 50.900 LIMA PULUH RIBU PESAWAT TEMPUR PERANG DI MILIKI TNI AU SEPERTI AMERIKA SERIKAT MEMPUNYAI 1000 PESAWAT TEMPUR SEBAGAI PERTAHANAN UDARA,

mispahudin tentang 04/02/2013 di 10:32AM

masi ada yg belum tertulis yakni indonesia memiliki putra putri yang berani mati dalam menjaga kedaulatan NKRI. meskipun kami warga sipil tapi kami siap tempur.

muhammad idris tentang 23/01/2013 di 05:28AM

indonesia harusnya begiu seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan memanasnya politik du dunia

dedy andriansah tentang 18/01/2013 di 10:32PM

maju terus militer Indonesia, utamakan produksi dalam negeri kita, terus kembangkan persenjataan PT Pindad

arcani tentang 16/01/2013 di 10:42PM

Indonesia seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman. Malah, Indonesia seharusnya dipandang sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara untuk meminimalkan pertumbuhan eksistensi Cina di wilayah itu. Peningkatan demi memperkuat kekuatan militer mereka memang sudah selayaknya karena Indonesia telah berhasil bertransformasi menjadi negara demokratis terbesar. Tentu saja, kita hanya bisa mengandalkan Indonesia. Australia? Mereka sudah pergi.

adon tentang 13/01/2013 di 12:19AM

Sebagai kelanjutan dari tanah atlantis, sudah saatnya Indonesia kembali pada takdirnya menjadi negara setingkat adidaya.Maju terus Indonesiaku

wahyu mulyono tentang 09/01/2013 di 01:05AM

Maju terus pantang mundur... saatnya negara ini dilindungi dg rudal jarak menengah...saya yakin Lapan -Pindad sanggup membuat rudal ini...Bravo Indonesia...

Hendra tentang 08/01/2013 di 11:57PM

Maju terus TNI....Kami bangga denganmu....

Romeo tentang 07/01/2013 di 05:45AM

Republik ini negara maritim dgn cakupan wilyah yang sangat luas, hal ini yg harus lebih di perhatikan untuk meningkatkan kekuatan di laut, paling tidak harus ada 4 armada ke depannya, agar agar kekuatan RI di laut tidak rapuh spt saat ini. Untuk udara juga masih jauh dari standart, kekuataannya di bawah kekuatan minimum untuk mengcover seluruh wilayah udara RI, hrs ada modernisasi yg cpt.

Dasuki abdullah tentang 07/01/2013 di 04:33AM

syukur deh akhirnya di fikirkan juga ,pada dasarnya senjata itu sangat perlu akan tetapi ada yg lebih penting lagi yaitu rasa percaya diri sebagai bangsa dan bangga dgn produksi sendiri itu jauh lebih penting.bravo tni maju teruuus.

isan tentang 06/01/2013 di 11:56PM

informasi nya bsa dipercaya bnar adanya ato cman omdo alias hayalan belaka

Hamiddin tentang 06/01/2013 di 02:19AM

Maju trus IndonesiaQ...Garuda di dadaQ....

rizal tentang 06/01/2013 di 01:40AM

bushet deh pokoknya

Rio rivandy tentang 24/12/2012 di 06:46AM

Bravo TNI.. ingat TNI adalah alat negara bukan alat politik.. Demi kedaulatan dan NKRI harga mati.. maka Alutsista negara wajib di tambah.. Dan akan menjadi kebanggaan sluruh rakyat indonesia.Smoga smua terealisasi..

Rio Rivandy tentang 24/12/2012 di 06:39AM

Smoga peningkatan militer indonesia benar benar reaL dan dapat terealisasi dng nyata.Tanpa adanya campur tangan politik.Demi kesatuan Negeri.NKRI adaLah harga mati..

theanfield ganx tentang 18/12/2012 di 12:56PM

maju terus indonesia ku...

kakandi tentang 12/12/2012 di 07:48AM

data yang disampaikan tidak akurat

attim abdillah tentang 11/12/2012 di 01:05AM

majulah negeriku,majulah bangsaku, semoga bermanfaat untuk segera menjadi negara yang mandiri dan bermartabat.

Tommy Septalindo Radicta tentang 09/12/2012 di 01:57AM

Sudah saatnya pertahanan RI bangkit...tunjukkan pada dunia dengan bukti nyata bahwa Indonesia mampu untuk "menguasai" dunia.Maju terus Tentara Nasional Indonesia (TNI) .Saya yakin Indonesia pasti bisa dan akan mampu menjadi kekuatan utama di dunia.

arief kholik tentang 10/11/2012 di 11:31PM

Wajib hukumnya memiliki militer yang tangguh yang di gunakan utuk melindungi rakyat dan wilayahnya dari serangan dari musuh luar, terutama dari negara tetangga kita yang berisik............

prasetyo tentang 22/10/2012 di 09:32PM

Kalau melihat paparan di atas,Militer Indonesia akan menjadi yang terkuat di Asia Tenggara di masa mendatang, ini sesuai dengan ukuran luas dan besar nya wilayah negeri ini. tentunya negara tetangga pasti ikut waspada dengan kebangkitan militer RI,tetapi Indonesia lebih cinta damai daripada perang. jadi negara tetangga tidak perlu kawatir.

dede tentang 22/10/2012 di 01:16PM

waaaw moga aja terlaksana dan makin ditingkatkan lg