Thailand: Penanggapan Banjir Masa Kini
![Citra satelit daerah Bangkok utara, Thailand, bulan Oktober 2011.
[UNOSAT]](/shared/images/2012/04/01/sat_flood_optAP.jpg)
Citra satelit daerah Bangkok utara, Thailand, bulan Oktober 2011. [UNOSAT]
Satelit-satelit melayang setinggi 35.800 kilometer di atas planet ini membantu melindungi orang-orang dari bencana alam di negara-negara seperti Thailand, Kamboja, Vietnam dan Laos, di mana banjir mempengaruhi kehidupan jutaan manusia di tahun 2011.
Satelit-satelit ini mengambil gambar dan mengirimkannya kembali ke bumi, dimana para analis dapat menentukan dan meramalkan banjir. Para pejabat nasional, regional dan lokal dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengalokasikan sumber daya, melakukan evakuasi dan meningkatkan penyelarasan.
Peta-peta dari Lembaga P.B.B. untuk Program Penerapan Satelit Operasional Pelatihan dan Penyelidikan, misalnya, dikembangkan dengan data jalanan dari Google dan OpenStreetMap. Pemerintah-pemerintah dan kelompok-kelompok pemberi bantuan kemudian dapat melapiskannya dengan informasi lain, seperti data kependudukan. Dengan begitu mereka bisa dengan cepat dan tepat memperkirakan jumlah penduduk dalam wilayah tertentu dan mengalokasikan sumber daya yang sesuai.
![[AGENCE FRANCE-PRESSE]](/shared/images/2012/04/01/RTR2SQL3_optAP.jpg)
[AGENCE FRANCE-PRESSE]
“Kemudian semua orang akan mempunyai informasi darurat yang sama, sehingga dapat meningkatkan penyelarasan,” kata Einar Bjorgo, kepala unit program pemetaan cepat P.B.B.
Pada bulan Oktober 2011, Thailand menggunakan jenis data ini untuk menentukan rumah tangga mana yang harus menerima bantuan korban banjir, kata Paranat Kerdpol, juru bicara Instansi Pengembangan Teknologi Geo-Informasi dan Ruang Angkasa, yang menjalankan satelit “ruang perang” di Bangkok.
Sementara itu, para analis P.B.B. mengembangkan peta dasar untuk memperagakan banjir Thailand dengan lebih baik.
“Teknologi sebenarnya bukan merupakan faktor pembatas utama lagi. Namun apa yang kita lakukan dengannya,” kata Craig Williams, petugas pengelola informasi regional dari Kantor P.B.B. untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan. Jaringan Informasi Regional Terpadu





















Belum ada komentar untuk artikel ini. Anda ingin menjadi yang pertama?